Posted by man_araby1984@yahoo.com
Fakta,
Sentuhan Fitrah,
Sorot Media
21.46
Sementara sebagian masyarakat Palestina dan dunia memperingati peringatan kekejaman Israel dalam melakukan agresi brutalnya ke jalur Gaza tahun lalu, Inggris malah menggelontorkan bantuan sebesar 50 juta poundsterling (sekitar 80 juta dollar) kepada Otoritas Palestina yang dianggap Inggris sebagai kelompok "moderat" di Ramallah, dan dana yang sangat besar dari Inggris tersebut diperuntukkan sebagai bagian dari "melawan ekstremisme di kalangan pemuda Palestina."
Dalam edisi hari Selasa (29/12) surat kabar Inggris "The Independent" memberitakan bawa pemerintah Inggris telah memberikan "hibah" kepada otoritas Palestina, bantuan ini datang setelah 24 jam setelah pembunuhan enam warga Palestina oleh pasukan Israel pada hari paling berdarah sejak akhir agresi Israel terhadap Jalur Gaza," yang dimulai pada Desember 27, 2008 lalu yang berlangsung selama 22 hari, meninggalkan lebih dari 1.400 tewas dan sekitar 5.500 terluka.
Surat kabar itu menyatakan bahwa "Pemerintah Inggris bereaksi dengan pemerintahan di Jalur Gaza setelah mereka menolak tindakan penduduk dari sektor tersebut yang berpartisipasi dalam peringatan yang diselenggarakan oleh Gerakan Perlawanan Islam (Hamas); untuk memprotes kondisi ekonomi masyarakat miskin akibat agresi Israel.
Pemerintah Inggris menjelaskan bahwa "Uang bantuan mereka akan diberikan kepada kelompok moderat Otoritas Palestina di Ramallah, dan sebesar 7 juta poundsterling akan digunakan untuk membantu masyarakat di wilayah Gaza selama musim dingin, juga akan diberikan bantuan kepada guru-guru yang bekerja di sekolah-sekolah yang dikelola oleh PBB (UNRWA)."
Sebelumnya pada bulan September lalu, terjadi perdebatan mengenai mata pelajaran terkait soal Holocaust yang akan di ajarkan oleh UNRWA di sekolah-sekolah di Gaza, Hamas sendiri mengecam ide untuk memberikan mata pejaran tersebut.
Untuk melawan ekstremisme
Surat kabar The Independent mengutip pernyataan sejumlah guru di sekolah-sekolah UNRWA bahwa "tantangan terbesar yang mereka hadapi dalam menghadapi anak-anak pengungsi dan 260 ribu pengungsi lainnya adalah bagaimana mengatasi ekstremisme akibat perang baru-baru ini di Gaza dan pengepungan yang terus berlanjut di Gaza".
Direktur operasi UNRWA di Gaza, John Ging menyatakan "membuka blokade akan sangat membantu dalam mengatasi radikalisasi di kalangan pemuda Gaza. "
Seperti yang dinyatakan oleh Menteri Negara Inggris untuk Pembangunan Internasional - Douglas Alexander bahwa "kampanye pendidikan di Gaza dengan membersihkan dari ide-ide ekstremis adalah kunci untuk membangun masa depan daerah itu. Dan UNRWA akan berada di garis depan untuk mengkompensasi penurunan volume pendidikan di Gaza, pada waktu yang sama, kurikulum pelajaran UNRWA akan lebih mempromosikan hak asasi manusia dan toleransi sosial, politik dan mendukung upaya-upaya untuk melawan tindakan ekstremisme." (fq/iol)
Posted by man_araby1984@yahoo.com
Fakta,
Sorot Media
21.25
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyebut aksi demonstrasi anti-pemerintah pada peringatan Hari Ashura adalah sebuah "drama yang memuakkan" dan satu-satunya penonton yang puas melihat drama itu adalah Amerika dan kaum Zionis.
"Bangsa Iran sudah melihat banyak peristiwa serupa. Amerika dan kaum Zionis adalah satu-satunya penonton dari sebuah drama yang mereka buat sendiri," tukas Ahmadinejad seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA.
Presiden Iran menuding AS dan kaum Zionis yang menjadi dalang aksi protes anti-pemerintah di kota Tehran bersamaan dengan peringatan hari Ashura hari Minggu kemarin. Polisi Iran menggunakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran dan dilaporkan sejumlah orang tewas dalam aksi protes yang berakhir rusuh itu.
Kepala Deputi Kepolisian Iran, Ahmad Reza Radan menolak tudingan bahwa pasukannya menggunakan kekerasan dalam menangani para demonstran dan membantah terlibat dalam jatuhnya sejumlah korban tewas.
Negara-negara Barat yang selama ini memang anti-Iran langsung melontarkan kecaman atas aksi kekerasan yang terjadi di Iran. Meski negara-negara Barat yang mengecam itu juga negara-negara pelaku pelanggaran HAM di berbagai negara, terutama negeri-negeri Muslim.
Presiden Ahmadinejad balik mengecam reaksi negara-negara Barat itu dan mendesak Barat untuk memikirkan kembali sikap anti-Iran mereka. Ia menegaskan bahwa bangsa Iran tetap akan menunjukkan kekompakkannya untuk melawan intervensi Barat dalam urusan dalam negeri Iran. (ln/prtv)
Posted by man_araby1984@yahoo.com
Fakta,
Sorot Media
00.33
Koalisi 26 organisasi bantuan dan hak asasi manusia internasional di Eropa menyatakan bahwa masyarakat internasional sudah mengkhianati warga Palestina di Jalur Gaza karena telah membiarkan pelanggaran ham yang dilakukan Israel di Jalur Gaza dan gagal untuk menghentikan blokade Israel atas Gaza.
"Dunia internasional geram dan melontarkan banyak pernyataan, tapi mereka tidak banyak melakukan tindakan untuk mengubah kebijakan-kebijakan Israel yang merusak dan menghalang-halangi upaya rekonstruksi, pemulihan dan perbaikan ekonomi warga Jalur Gaza," kata Jeremy Hobbs, direktur eksekutif Oxfam Internasional.
"Kekuatan-kekuatan dunia sudah gagal, bahkan telah berkhianat pada warga tak berdosa di Gaza," tukasnya.
Dalam kompilasi laporan 16 organisasi bantuan dan ham internasional disebutkan bahwa otoritas Israel hanya mengijinkan 41 truk pembawa bahan bangunan yang boleh masuk ke Gaza sejak berakhirnya agresi Israel bulan Januari 2008 sampai sekarang. Padahal masih banyak bahan-bahan bangunan yang harus dikirim ke Gaza untuk memperbaiki rumah-rumah penduduk yang hancur oleh serangan Israel.
Israel menuding bahan-bahan bangunan yang dikirim ke Gaza digunakan untuk keperluan militer Hamas sehingga rejim Zionis itu harus melakukan pembatasan terhadap truk-truk pembawa bahan bangunan yang akan masuk ke Gaza.
Koalisi 16 organisasi ham intenasional di Eropa dalam laporannya mendesak Uni Eropa untuk segera bertindak mengakhir blokade Israel terhadap Jalur Gaza. Saat ini, menurut laporan tersebut, 90 persen warga Gaza mengalami kekurangan air bersih, mengalami pemadaman listrik selama 4 sampai 8 jam sehari dan ekitar 12 persen anak-anak Gaza meninggal karena terserang diare akibat tidak tersedianya sanitasi yang layak. (ln/hrz)
Posted by man_araby1984@yahoo.com
Fakta
23.28
Sumber ; Buletin Jum'at
YLKM Batam No. 39/II/2003/1424H
MARAKNYA kristenisasi di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan telah membuat sebagian kalangan Muslim merasa terganggu . Pasalnya selain proses itu kerapkali di lakukan menyalahi aturan main yang telah di sepakati bersama antara pemerintah maupun ormas-ormas dan tokoh Islam dan Kristen, upaya Kristenisasi di lakukan justru di tengah berbagai tokoh dan kalangan mengupayakan terciptanya kerukunan umat beragama.
Dalam sambutannya dalam ' Seri Kajian Kristologi' di Masjid Raya Al-Hakim, Menteng, Jakarta Pusat, Prof. Din mengemukakan umat Islam harus erus waspada dengan pelbagai bentuk bantuan dan aksi-aksi sosial berkedok bantuan kemanusian yang di berikan pihak-pihak tertentu. Selama ini, tandas Din, tak sedikit bantuan kemanusiaan, khsusnya sewaktu bencana alam melanda, juga di maksudkan sebagai upaya pemurtadan maupun kritenisasi " Harus diakui, selama ini bantuan sosial tak seluruhnya berdiri sendiri dan murni.
Ada maksud-maksud tertentu di balik pemberian bantuan tersebut,seperti aksi Kristenisasi" ujarnya.
Selain melalui bantuan sosial , jelas guru besar politik Islam UIN Syarif Hidayahtullah Jakarta ini. Upaya Kristenisasi dan pengkaburan terhadap ajaran Islam juga di lakukan dengan cara menyebarkan brosur maupun selebaran yang isinya menhujat ajaran Islam dan mengajak kepada masukagama Kristen.
Bagaimana dengan Batam....?
Batam yang memiliki pulau-pulau kecil ternyata telah menjadi incaran Kristenisasi.
Santoso dari Lembaga Amil Zakat Dana Amanah mengaku menemukan program kristenisasi yang di lakukan oleh tujuh hingga delapan orang di Pulau Petong dan Ngenang.
Pulau tersebut terletak satu hingga 2 jam denganmenggunakan pompong dari jembatan IV 'Barelang Sebelumnya mereka telah melakukan survey terhadap pulau yang berpenduduk sekitar 400 orang tersebut" ulasnya. Adapun cara yang digunakan katanya, dengan mengajarkan bahasa Ingris pada anak-anak. " pada saat itulah mereka menyelipkan ajaranya, " ungkapnya.
Berdsarkan informasi yang di himpun Buletin Jumat, dana untuk kristenisasi yang di khususkan untuk Batam saja mencapai Rp. 1 Milliar s/d Rp. 2 Milliar. Dana yang berasal dari Roma itu di gunakan untuk pembangunan gereja dan bantuan kegiatan kristenisasi.
Sementara Din menguraikan dampak dari kristenisasi ini, terlihat dari jumlah sensus penduduk . secara presentase, kata Din umat Islam masih mayoritas, sekitar 86.50 persen. Tapi pertumbuhan tahunnya menunjukkan umat Islam lebih kecil di banding Kristen, yakni 2,69 persen ( Kristen ) dan 1.46 persen ( Islam ).
Bahkan katanya, di Sumatera Barat saja yang selama ini sulit di lakukan Kristenisasi, sejak tahun lalu upaya Kristenisasi berhasil di lakukan dengan masuknya sekitar 100 orang Muslim ke Kristen. " ini tidak bisa di biarkan".,
Sementara Hj Irene mantan Biarawati yang berbicara tentang Kristologi mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir, Upaya penyesatan dan penghinaan terhadap ajaran Islam Makin berani.**
Posted by man_araby1984@yahoo.com
Fakta
20.44
ISI AJARAN :
A. Penyelewengan Dari Sudut Akidah
1. Imam adalah ma'sum.
2. Kemunculan semula Imam Mahdi dan kumpulan orang yang telah mati untuk memberi keadilan.
3. Berpura-pura.
4. Saidina Ali disamatarafkan dengan Allah SWT
5. Menghalalkan nikah Mut'ah.
6. Khalifah diwasiatkan secara Nas.
7. Ilmu Allah berubah-ubah mengikut sesuatu peristiwa yang berlaku kepada manusia.
8. Muhamad bin Hassan al-Askari ialah Imam Mahdi ali-Muntazar.
9. Mengkafirkan para sahabat Rasulullah SAW
10. Menambah kalimah syahadah.
11. Menolak hadith yang diriwayatkan oleh ahli sunnah wal jamaah sekalipun hadith Mutawatir.
B. Penyelewengan dari Sudut Syariat
1. Menolak Ijmak Ulama.
2. Menolak Qias.
3. Mengamalkan Nikah Mut'ah.
4. Menolak 'aul dan mendahulukan Qurabah dari Asobah dalam masalah Pusaka.
5. Menuduh Abu Bakar, Umar, Uthman dan Muawiyah sebagai empat berhala Quraisy serta pengikut-pengikut adalah musuh Allah.
6. Hanya Ali menghimpun al-Quran dengan sempurna.
C. Pelbagai Penyelewengan Umum
1. Menziarahi kubur Saidina Hussain, ganjaran syurga.
2. Menyiksa tubuh badan sempena 10 Muharram.
3. Menghina Abu Bakar dan Umar serta dua orang isteri Nabi SAW iaitu Saidatina Aishah dan Hafsah.
4. Mengharuskan jamak sembahyang dalam semua hal.
5. Sembahyang Dhuha adalah haram.
6. Menetapkan prinsip khumus sebagai kadar zakat.
7. Imamah dan Khalifah daripada rukun Islam dan ianya berlaku melalui nas.
8. Islam bukan syarat wajib haji.
9. Wajib menyapu kedua-dua kaki dan tidak memadai basuh pada kedua-duanya.
Posted by man_araby1984@yahoo.com
Fakta
23.18
Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap Maha yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.
Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Begitu fajar fajar menyingsing di sisi timur Sulawesi, di sekitar 5:30 waktu setempat, maka adzan subuh mulai dikumandangkan. Ribuan Muadzin di kawasan timur Indonesia mulai mengumandangkan tauhid kepada yang Maha Kuasa, dan risalah Muhammad saw.
Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.
Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.
Jika kita merenungkan fenomena ini dengan serius dan seksama, maka kita menyimpulkan fakta yang luar biasa, yaitu: Setiap saat ribuan muadzin —jika bukan ratusan ribu— di seluruh dunia mengumandangkan keesaan Allah yang Maha Kuasa dan kenabian Nabi Muhammad saw di muka bumi ini! Insya’allah, adzan (panggilan universal) lima kali sehari ini akan terus berlangsung sampai hari kiamat, Amin.
Di dalam kitab Mazmur 149: 1-9 disebutkan,
(1) Haleluya! Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
(2) Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!
(3) Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
(4) Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.
(5) Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!
(6) Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
(7) untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa,
(8) untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi,
(9) untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!
Dengan membaca nubuwat ini secara seksama, maka kita mendapat kesan bahwa Nabi yang dijanjikan dan digambarkan sebagai raja itu adalah Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya. Allah berfirman di dalam al-Qur’an:
‘(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.’ (Ali Imran: 191)
Perluasan wilayah Islam dengan pedang ‘bermata dua’ sebagaimana disebut dalam nubuat di atas, dimulai dari penaklukan Makkah pada masa Nabi Muhammad (SAW), lalu disusul dengan jatuhnya Syria, Byzantine, Persia, Mesir, Konstantinopel, dan banyak negara lainnya, dimana kekuasaan dan kejayaan pada waktu itu ada di tangan para pengikut Muhammad SAW itu, bukan merupakan sejarah yang asing. Sementara Yahudi dan Kristen tidak dapat mengklaim sebagai pemilik nubuat tersebut, terutama mengenai Isa al-Masih.